Tuesday, October 19, 2021

Cara Menulis Karangan Berdasarkan Pengalaman Yang Baik dan Benar

More articles

Influencerhttp://influenzive.com
Seorang IT Enthusiasm memiliki impian menginfluens semua orang pada hal yang positif dengan cara yang benar

Kali ini influenzive.com memberikan tips dan langkah sederhana cara menulis karangan berdasarkan pengalaman. Setiap orang memiliki pengalaman. Pengalaman adalah sesuatu yang orang rasakan. Jenis Pengalaman bervariasi dari orang ke orang.

Pengalaman yang menarik, mengasyikkan, mendebarkan, sedih, menginspirasi, memalukan, aneh, dan lainnya.Berbagai Pengalaman yang mengesankan orang dan sulit untuk dipisahkan disebut pengalaman yang tak terlupakan.

Pengalaman dapat ditulis dalam bentuk Karangan. Sebelum menulis Karangan, Kamu perlu membuat ringkasan Karangan

Manfaat Membuat Ringkasan Karangan yang meliputi:

  1. Memudahkan dalam menata Karangan agar lebih tertata
  2. Buatlah mudah untuk menempatkan bagian-bagian yang bermakna dari Karangan yang tidak penting
  3. Jangan ulangi ceritanya/hindari pengulangan cerita.
  4. Membantu mengumpulkan informasi dan sumber daya yang dibutuhkan.

Cara Menulis Karangan

Di bawah ini adalah langkah-langkah cara menulis Karangan berdasarkan pengalaman Kamu.

  1. Tentukan tema dan topik Karangan
  2. Konfirmasi judul rencana
  3. Buat garis besar
  4. Tingkatkan ikhtisar Karangan Kamu menjadi Karangan nyata
  5. Beri judul Karangan

Perhatikan contoh kerangka karangan berikut.

Tema / topik : Salah seragam

Rencana judul : Malu karena warnanya berbeda

Kerangka Menulis Karangan

Paragraf I : Saya bangun sangat terlambat
Faragraf II : Saya tidak ingat jika seragam pramuka hari Sabtu diganti dengan seragam merah putih
Paragraf III : Saya dalam masalah karena saya memakai seragam yang berbeda

Simak juga cara cepat belajar membaca untuk anak sd kelas 1

Pengembangan Kerangka Menulis Karangan

Garis besar dalam menulis Karangan di atas dapat diperluas ke Karangan berikut.

Malu karena beda warna

Pagi itu aku bangun sangat terlambat. Waktu itu saya bangun jam 06.00, tapi biasanya saya bangun jam 05.00. Saya terkejut melihat jam di kamar. Saya tidak yakin, tetapi saya perhatikan jam di ruangan itu menunjukkan pukul 06.00. Segera aku bangun dan pergi ke kamar mandi untuk mandi. Setelah itu, saya memakai seragam pramuka, seragam hari Sabtu. Setelah semua persiapan, saya bergegas ke sekolah.

Aku kaget saat sampai di gerbang sekolah. Semua siswa baru dan siswa yang bermain di halaman sekolah mengenakan seragam merah putih. Lalu aku ingat pengumuman kemarin. Sekolah telah mengumumkan akan mengganti seragam hari Sabtu dengan seragam merah putih untuk upacara memperingati Hari Pahlawan. khawatir. Aku ingin kembali berganti pakaian, tapi tentu saja aku akan terlambat. Sebagai kesimpulan, saya memutuskan untuk tidak kembali sehingga tidak akan terlambat.

Upacara untuk memperingati Hari Pahlawan juga akan dimulai. Aku sangat malu saat itu. Dari ratusan siswa yang berpartisipasi, hanya saya yang berseragam warna berbeda. Saya sangat malu. Untungnya, saya tidak disuruh berdiri di depan para peserta upacara. Tidak ada sanksi yang ditemukan. Saya baru saja menemukan peringatan dari wali kelas saya.

Simak Juga cara menulis artike rewrite yang baik dan benar

Penutup

Demikian adalah ulasan singkat tentang cara menulis Karangan yang baik dan benar semoga dapat membantu Kamu yang sedang mencari referensi inspirasional saat menulis Karangan.

1 COMMENT

  1. Kalau anak¬≤ jamser (jaman sekarang) memahami baik soal yang ditulis diatas ūüĎÜ ini, bisa banyak blogger¬≤ muda daripada gamers, sayangnya sejak pandemi lebih banyak anak¬≤ bukannya menyesuaikan sistem belajar online malah asyik jadi gamers, mojok menikmati colongan wifi atau pakai wifi di rumahnya yang seharusnya bisa untuk media belajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest